Dimension Seven Rilis Album “Black Side”: Eksplorasi Sisi Gelap Emosi dan Kritik Sosial dalam Balutan Grunge Alternatif
.jpg)
Band grunge asal Cianjur, Dimension Seven, resmi merilis album penuh terbaru mereka bertajuk “Black Side”. Album ini hadir sebagai karya yang menggali sisi gelap emosi manusia, mengangkat tema kesehatan mental, konflik batin, kritik sosial, hingga perjalanan emosional yang jarang diangkat secara terbuka dalam musik arus utama.
Melalui “Black Side”, Dimension Seven mencoba menyusun narasi musikal yang lahir dari pengalaman personal
serta refleksi terhadap realitas sosial yang sering kali terasa berat dan kompleks. Album ini tidak sekadar
menawarkan distorsi gitar atau energi grunge alternatif, tetapi juga menghadirkan ruang kontemplasi bagi
pendengar untuk menyelami sisi manusia yang tersembunyi—rapuh, gelisah, dan penuh pertanyaan.
Secara musikal, Dimension Seven memadukan pendekatan rock alternatif dengan karakter grunge yang emosional dan jujur. Lirik-lirik yang lugas terkadang terasa konfrontatif, namun tetap menjadi medium ekspresi yang menggambarkan dinamika kehidupan modern. Setiap track disusun sebagai bagian dari perjalanan naratif yang saling terhubung, membentuk satu kesatuan konsep tentang “sisi hitam” dalam kehidupan manusia.
Perjalanan Batin dan Kritik Sosial
Beberapa lagu menjadi titik fokus utama dalam album ini. Track seperti “Sisi Hitam”, “Penindasan”, dan “Genocide” menyoroti pergulatan batin serta tekanan sosial yang muncul dari realitas kehidupan modern. Tema ketidakadilan, konflik internal, hingga kritik terhadap lingkungan sosial diolah menjadi komposisi yang intens dan atmosferik.
Di sisi lain, lagu seperti “Rahasia” dan “Waktu” menghadirkan pendekatan yang lebih reflektif. Nuansa emosional yang lebih tenang memberi ruang bagi pendengar untuk memahami perjalanan personal yang menjadi fondasi emosi dalam keseluruhan album.
Eksplorasi Grunge dengan Pendekatan Personal
Dimension Seven menunjukkan perkembangan musikal dengan tetap mempertahankan identitas
grunge alternatif yang menjadi dasar mereka. Karakter suara gitar yang tebal, dinamika
emosional dalam aransemen, serta pendekatan lirik yang jujur menjadi elemen yang
mendefinisikan album ini sebagai karya yang tidak hanya ingin didengar, tetapi juga
dirasakan secara emosional.
Band ini digerakkan oleh lima personel: Arief (vokal & gitar), Hevi (gitar), Armi (gitar ), Boriz (bass), dan Aphoy (drum). Melalui formasi ini, Dimension Seven terus mengembangkan identitas musikal yang menggabungkan energi mentah grunge dengan eksplorasi tema-tema yang lebih dalam.
Tracklist Album “Black Side”
- Intro — 3:03
- Sisi Hitam — 4:30
- Bosan — 4:57
- Serakah — 3:22
- Penindasan — 3:50
- Rahasia — 3:52
- Karma — 3:03
- Mulut Besar — 3:17
- Waktu — 4:57
- Genocide — 6:38
Dengan dirilisnya “Black Side”, Dimension Seven menghadirkan karya yang menempatkan emosi sebagai pusat eksplorasi musikal. Album ini menjadi representasi perjalanan batin yang dibalut energi grunge alternatif—gelap, jujur, dan tanpa kompromi.
Album “Black Side” kini telah tersedia di berbagai platform digital streaming dan dapat dinikmati oleh pendengar musik rock dan alternatif di seluruh Indonesia.

Post a Comment for "Dimension Seven Rilis Album “Black Side”: Eksplorasi Sisi Gelap Emosi dan Kritik Sosial dalam Balutan Grunge Alternatif"