Integrality Menghantam Kerusakan Moral Generasi Muda Lewat Brutalitas EP “Noetic Destruction”
Unit slamming death metal asal Cianjur, Integrality, resmi merilis mini album terbaru mereka bertajuk “Noetic Destruction.” Terbentuk pada tahun 2023, Integrality hadir sebagai representasi ekspresi musikal yang keras, brutal, dan sarat kritik sosial terhadap realitas kehidupan modern.
Sejak awal kemunculannya, Integrality menegaskan komitmen untuk memainkan slamming death metal bukan semata sebagai ajang unjuk kekuatan musikal, tetapi juga sebagai medium penyampaian gagasan. Melalui karya-karyanya, band ini berupaya mengangkat isu-isu sosial yang mereka anggap relevan dan mendesak untuk dibicarakan.
Mini album Noetic Destruction secara khusus mengusung tema kerusakan moral generasi remaja di era modern. Integrality memandang fenomena tersebut sebagai dampak dari krisis nilai, degradasi etika, serta melemahnya kontrol diri yang dipicu oleh pengaruh lingkungan sosial dan perkembangan teknologi yang tidak seimbang. Lirik-lirik yang disajikan ditulis secara lugas, gelap, dan konfrontatif, mencerminkan keresahan band terhadap menurunnya kesadaran moral dan intelektual generasi muda.
Dari sisi musikal, Noetic Destruction menampilkan karakter slamming death metal yang kental. Riff gitar berat, struktur lagu agresif, tempo menghantam, serta vokal guttural menjadi elemen utama yang membangun atmosfer brutal di sepanjang rilisan ini. Setiap komposisi dirancang untuk memperkuat nuansa kehancuran dan kemarahan, sekaligus menjadi medium penegasan pesan kritik sosial yang diusung.
Judul Noetic Destruction sendiri merefleksikan kehancuran aspek kesadaran berpikir dan moral manusia. Dalam konteks mini album ini, istilah “noetic” dimaknai sebagai kesadaran intelektual dan etis yang perlahan terkikis di tengah arus modernisasi. Integrality menggunakan konsep tersebut sebagai benang merah untuk menyoroti fenomena degradasi karakter remaja yang semakin dinormalisasi.
Melalui perilisan Noetic Destruction, Integrality berharap karya ini dapat menjadi ruang refleksi sekaligus bentuk perlawanan terhadap kondisi sosial yang mereka kritik. Mini album ini juga menjadi penegasan posisi Integrality sebagai unit slamming death metal yang tidak hanya mengedepankan kebrutalan, tetapi juga memiliki sikap dan arah konseptual yang jelas di skena musik ekstrem Indonesia.
Mini album “Noetic Destruction” kini telah resmi dirilis dan dapat dinikmati oleh pendengar musik slamming death metal.
Integrality digawangi oleh Jimen (vokal), Andi (gitar), Obih (gitar), Akbar (bass), dan Iam (drum). Proses rekaman ditangani oleh Hegemonyrecords, dengan artwork dikerjakan oleh Pandenicetc.

Post a Comment for "Integrality Menghantam Kerusakan Moral Generasi Muda Lewat Brutalitas EP “Noetic Destruction”"