Hegemony of God Rilis “Damned (Orchestra Version)”: Duka, Kehilangan, dan Atmosfer Sinematik yang Lebih Dalam




Tidak semua lagu lahir dari kemarahan. Sebagian tercipta dari keheningan panjang yang menyisakan ruang kosong dan di ruang itulah Hegemony of God kembali mengaransmemen ulang “Damned”, sebuah materi dari album kedua mereka Ethereal (2024), kini hadir dalam bentuk baru melalui “Damned (Orchestra Version)” yang dirilis bersama video klip resmi pada 11 Januari 2026.

Band metal asal Cianjur ini sebelumnya dikenal lewat musik metal yang kuat, namun “Damned” selalu berdiri sebagai anomali di dalam karya mereka. Dibandingkan materi lain dalam Ethereal, lagu ini membawa nuansa alternative metal yang lebih tenang, lebih reflektif, seolah memberi ruang bernapas di antara dentuman berat yang menjadi identitas band. Karakter tersebut menjadi titik awal bagi Hegemony of God untuk melangkah lebih jauh menghadirkan aransemen orkestra yang memperluas emosi lagu ke wilayah yang lebih dalam.

Namun di balik perubahan musikal itu, terdapat lapisan personal yang jauh lebih dalam. Secara tematik, “Damned” merupakan refleksi tentang kehilangan, rasa bersalah, dan keterbatasan manusia dalam menghadapi hidup. Lagu ini lahir dari pengalaman pribadi sang vokalis atas wafatnya sang istri, menjadikan versi orkestra ini bukan sekadar reinterpretasi artistik, melainkan sebuah ruang penghormatan yang penuh duka sekaligus penerimaan.

Proses menuju realisasi versi orkestra ini tidak singkat. Kebutuhan produksi yang besar sempat membuat pengerjaan tertunda, sebelum akhirnya rampung pada akhir tahun 2025. Hasil akhirnya terasa seperti perjalanan emosional yang bergerak perlahan dari kesunyian menuju ledakan dramatis menggabungkan atmosfer metal dengan elemen orkestra yang memberi dimensi baru pada narasi lagu Damned.

Kehadiran Kaffah Almira sebagai kolaborator pada versi orkestra ini turut menambah kedalaman emosional dalam aransemen ini. Sentuhan sinematik memperkuat nuansa melankolis yang sejak awal menjadi roh utama “Damned”, menjadikannya bukan sekadar aransemen ulang, melainkan transformasi musikal yang merefleksikan pertumbuhan artistik Hegemony of God.

Video klip yang menyertai rilisan ini mempertegas atmosfer tersebut, menghadirkan visual yang selaras dengan tema kehilangan dan perjalanan batin. Bagi Hegemony of God, “Damned (Orchestra Version)” bukan hanya tentang memperbarui sebuah lagu lama, tetapi tentang menghidupkan kembali memori dan menjadikannya bagian dari proses penyembuhan.

Dirilis melalui kanal YouTube resmi mereka pada 11 Januari 2026 pukul 19.15 WIB, “Damned (Orchestra Version)” menjadi penanda bahwa metal tidak selalu berbicara tentang kemarahan semata. Kadang ia hadir sebagai elegi tentang luka yang tidak hilang, tetapi belajar untuk hidup berdampingan.


Post a Comment for "Hegemony of God Rilis “Damned (Orchestra Version)”: Duka, Kehilangan, dan Atmosfer Sinematik yang Lebih Dalam"